Regional map : Israel-Lebanon/Wikipedia.org
Hiramedia: Kelompok Hizbullah Lebanon, Senin (1/2/2021) mengumumkan telah melakukan penembakan pesawat tak berawak Israel milik Israel. Pesawat tak berawak (drone) tesebut diklaim Hizbullah seperti dilansir aljazeera.net (1/2/2021) melangggar batas wilayah dan menembus wilayah udara Lebanon di selatan negara itu. Disebutkan bahwa drone tersebut sedang ditahan para pejuangnya. Sementara itu, dan di lain pihak tentara Israel mengkonfirmasi kejatuhannya tanpa menyebutkan alasannya.
“Perlawanan Islam menembak jatuh pagi ini, Senin, pesawat tak berawak musuh Israel yang menembus wilayah udara Lebanon di daerah terpencil kota Blida,” kata Hizbullah dalam sebuah pernyataan. Dia menambahkan, “pesawat tersebut ditahan para mujahidin perlawanan.”
Media militer Hizbullah menyatakan bahwa pesawat itu terbang di kedalaman lebih dari 400 meter di dalam garis biru yang memisahkan Lebanon dan Israel.
Media militer Hibullah menyiarkan foto dan video yang menunjukkan pesawat yang dilengkapi dengan kamera, yang disebut sebagai “Matris-100” dan “modifikasi Israel”.
Kemudian, seorang juru bicara militer Israel mengatakan, “Selama kegiatan operasional di sepanjang Garis Biru, sebuah pesawat IDF jatuh ke wilayah Lebanon,” tanpa menjelaskan bagaimana ini terjadi. Dia menekankan bahwa “tidak ada ketakutan akan kebocoran informasi.”
Patut dicatat bahwa Lebanon dan Israel secara resmi berada dalam keadaan perang. Tahun 2006 menyaksikan perang berdarah selama 33 hari antara Israel dan Hizbullah, di mana 1.200 orang tewas di Lebanon, kebanyakan dari mereka adalah warga sipil, dan 160 orang Israel, kebanyakan dari mereka adalah tentara. (Fath)
sumber : aljazeera.net + AFP