
Ust.Abu Fakhri (Tengah) Memimpin Tim Relawan Masjid Istiqlal di Aceh Tamiang/Foto : Istimewa
Jakarta/Aceh Tamiang — Tim relawan Masjid Istiqlal Jakarta menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera : Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh yang meliputi Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Kota Langsa. Bantuan tersebut merupakan hasil donasi jamaah Masjid Istiqlal yang dihimpun sejak awal terjadinya bencana.
Koordinator Relawan Masjid Istiqlal, sekaligus Kepala Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat, Dr.H. Abu Huraerah Abdul Salam, Lc., M.A atau yang akrab disapa Ust.Abu Fakhri, mengatakan bahwa langkah penggalangan bantuan dilakukan atas instruksi langsung Prof.DR.KH.Nasaruddin Umar,MA selaku Imam Besar Masjid Istiqlal pada minggu pertama bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera akhir November 2025 lalu.
“Pada minggu pertama bencana, Imam Besar Masjid Istiqlal langsung menginstruksikan pembukaan Posko Bencana di Istiqlal. Alhamdulillah, hingga akhir Desember 2025 kami berhasil menghimpun dana lebih dari Rp.500.000.000 (limaratus juta rupiah),” ujar Abu Fakhri, Jumat (9/1/2026).
Atas arahan Imam Besar, tim relawan Masjid Istiqlal kemudian berkoordinasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat untuk pendistribusian bantuan. PMI Pusat selanjutnya memberangkatkan Kapal Kemanusiaan ke wilayah Sumatera pada awal Januari 2026 guna mempercepat penyaluran bantuan.

Ust.Abu Fakhri (Tengah) Menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di Aceh Tamiang/Foto : Istimewa
Menurut Ust.Abu Fakhri, dana donasi jamaah tersebut diwujudkan dalam bentuk 1.500 paket sembako, yang dilengkapi dengan 700 mukena, 700 sarung, dan 700 sajadah. Bantuan tersebut didistribusikan ke tiga titik utama terdampak bencana, dengan masing-masing lokasi menerima 500 paket sembako beserta perlengkapan ibadah.
Adapun tiga wilayah sasaran bantuan, sesuai masukan dari PMI, meliputi: Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga, Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Kota Langsa, Aceh Utara, Bireuen, dan Pidie Jaya.
Khusus di Aceh Tamiang, tim relawan Masjid Istiqlal mendapatkan akses langsung dari PMI Aceh Tamiang untuk menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak paling parah.
“Alhamdulillah, kami diberi akses oleh PMI Tamiang untuk mendistribusikan langsung bantuan kepada warga Aceh Tamiang yang terdampak paling buruk,” ujar Ust.Abu Fakhri.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang masih berjuang memulihkan kondisi pascabencana, sekaligus menjadi wujud solidaritas jamaah Masjid Istiqlal, Jakarta sebagai Masjid kebanggan negara kepada sesama anak bangsa yang tertimpa musibah.
Menurut Ust.Abu Fakhri, hingga beberapa hari ke depan, relawan Masjid Istiqlal masih akan bertugas di Aceh Taming. Beliau juga menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan lembaga kemanusiaan resmi dalam memastikan bantuan tepat sasaran, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para penyintas bencana.
“Semoga bantuan para jamaah Masjid Istiqlal ini menjadi wasilah untuk meringankan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Semoga Allah SWT. membalas amal kebaikan para jamaah dengan balasan kebaikan yang berlipat ganda.’’ ujarnya.

