Pertemuan Kuasa Usaha Israel di Bahrain Dengan Menhan Prabowo Subianto Disorot Media

(L to R) Itay Tagner, Israel's chargé d'affaires to Bahrain, speaks with Indonesia's Defence Minister Prabowo Subianto during the 17th IISS Manama Dialogue in the Bahraini capital Manama on November 20, 2021. - The three-day long Manama security conference is set to discuss pressing security challenges in the Middle East with over 300 participating senior government officials from 40 countries, including the US, Europe, the Middle East, Africa, and Asia. (Photo by Mazen MAHDI / AFP)

Itay Tagner, kuasa usaha Israel untuk Bahrain (kiri), berbicara dengan Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto selama Dialog IISS Manama ke-17 di ibukota Bahrain, Manama, pada 20 November 2021. (Mazen Mahdi/AFP)

Hiramedia : Pertemuan dua pejabat penting Israel dan Indonesia menjadi sorotan media di Israel dan dunia Arab.

Mengutip surat kabar Israel, Yedioth Ahronoth situs berita aljazeera.net (20/11/2021) memuat berita tentang perbincangan Kuasa Usaha Israel untuk Bahrain dengan Menteri Pertahanan negara Muslim terbesar, Prabowo Subianto.

Kauasa Usaha Israel untuk Bahrain Itay Tagner mengadakan percakapan dengan Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto hari ini, Sabtu (20/11/2021), di sela-sela Konferensi Dialog Manama tentang Keamanan Regional, yang oleh surat kabar Israel, Yedioth Ahronoth disebut sebagai pertemuan yang tidak biasa.

“Pembicaraan Tagner dengan Menteri Pertahanan negara Muslim terbesar didokumentasikan, meskipun tidak ada hubungan resmi antara kedua negara,” kata surat kabar Israel di situsnya sebagaimana dilansir aljazeera.net

Dia menambahkan bahwa pertemuan tersebut adalah “pertemuan yang luar biasa, terutama mengingat selama bertahun-tahun belum ada pertemuan publik antara perwakilan kedua negara, dan tentu saja tidak pada level setinggi ini.”

Surat kabar tersebut menjelaskan bahwa “kebijakan resmi” antara Indonesia dan Israel adalah “mengabaikan” atau tidak menjalin hubungan resmi, tetapi ada hubungan dagang antara kedua negara melalui banyak saluran tidak langsung. Disebutkan, sebelum merebaknya wabah Corona, pengusaha Israel sempat berkunjung ke Indonesia.

Menurut surat kabar itu, 40.000 turis dan pengusaha Indonesia mengunjungi Israel pada tahun sebelum terjadi epidemi.

Sementara itu, situa berita Israel yang lain, timesofisrael.com edisi hari ini (20/11/2021) juga menyoroti perbincangan Kuasa Usaha Israel di Bahrain dengan Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto di Manama.

Surat kabar tersebut memuat judul : ” In rare meet, Israeli envoy to Bahrain seen talking with Indonesian defense minister ” ( Dalam pertemuan yang jarang terjadi, utusan Israel untuk Bahrain terlihat berbicara dengan Menteri pertahanan Indonesia).

Diberitakan bahwa Kuasa usaha Israel di Bahrain berbicara dengan menteri pertahanan Indonesia dalam interaksi publik yang jarang terjadi pada hari Sabtu (20/11/2021) antara pejabat dari negara-negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik formal.

Pertemuan antara Itay Tagner dan Prabowo Subianto terjadi di sela-sela konferensi tahunan Manama Dialogue Bahrain. Tidak ada keterangan rincian yang mengenai isi perbincangan kedia pejabat negara tersebut.

Para pejabat AS mengatakan kepada The Times of Israel awal tahun ini bahwa pemerintahan Trump telah menempatkan Indonesia dan Mauritania sebagai negara Muslim berikutnya untuk menormalkan hubungan dengan Israel, tetapi kehabisan waktu.

Presiden Indonesia mencoba untuk meredam spekulasi pada saat itu, mengatakan kepada Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas bahwa negaranya tidak akan menormalkan hubungan dengan Israel sampai negara Palestina berdiri.

Sumber: Pers Israel , Sanad Agency, aljazeera.net, timeofisrael.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: